Kamis, 07 November 2013

 Kamu maunya apa?


Biarkan saja malam habis dalam gelap. Biarkan aku disini dan hilang bersama dingin. Jangan kamu tanya bintang itu, dia tak tau persembunyianku. Jangan pula kamu memohon pada bulan. dia mungkin akan memilih diam. Menunggulah, semoga esok mentari berbaik hati meminjamkan sedikit sinarnya untuk menunjukkan keberadaanku. Walaupun aku berharap, mendung terus disini, hingga kaki mu mulai lelah menanti.


Lalu, sekarang kamu maunya apa?
Kamu tahu? Hujan bukan lagi sahabat yang akan kamu agung-agungkan keromantisannya. Hujan kali ini tak berpihak, derasnya justru semakin mengaburkan jarak pandanganmu dari tempatku berdiri. Dan sebentar lagi tubuhmu akan menggigil di buatnya.

Kamu mau apa lagi?
Teriakan mu itu percuma, angin dengan sekejap membawanya. Lagi pula, siapa yang peduli? Kamu merontah-merontah sekali pun tak akan membuat seseorang menengok ke arah mu. Kamu justru terlihat semakin bodoh.


Pergilah, apa lagi yang kamu cari?

0 komentar:

Posting Komentar